Chasing Hydrangea to Kamakura

Ada yang sudah pernah lihat bunga Hydrangea?

Saya pernah lihat sih bunga Hydrangea di Dieng tapi warnanya enggak semenarik yang saya temukan di Kamakura.

Yang saya lihat di Dieng pada bulan Februari 2020, bunganya tuh berwarna putih dan berwarna ungu pudar gitu sedangkan yang saya temukan di Kamakura ini berwarna biru atau keunguan yang pekat. Tapi sih katanya, bunga Hydrangea ini bisa berubah sendiri warnanya tergantung keasaman tanah tersebut.

Saya penasaran kan bunga Hydrangea ini kalau dalam bahasa Indonesia itu disebut apa, setelah saya googling ternyata bunga Hydrangea ini dikenal dengan nama bunga Bokor sedangkan kalau di Sulawesi selatan dikenal dengan nama bunga Masamba. Di Jepang sendiri dikenal dengan nama “ajisai”.

Jujur aja, waktu saya tinggal di Indonesia saya enggak pernah yang namanya hunting bunga. Tahu nama-nama bunga aja saya enggak tahu, hmm setidaknya sih saya cuma tahu bunga Rafflesia atau bunga bangkai itu juga karena ada di buku pelajaran.

Saya enggak tahu sih ini spesies bunga Hydrangea lainnya atau bukan, tapi saya menemukan bunga Hydrangea seperti ini di Hasedera Kamakura Prefektur Kanagawa. Kalau dari Yokohama enggak begitu jauh. Untuk pergi ke sini juga kita harus naik Enoshima Densha yang sering dikenal dengan Eno-den. Kereta Eno ini lebih kecil daripada kereta pada umumnya, lumayan bahaya sih di saat masa pandemic gini karena kalau penuh mau enggak mau kita harus berdempetan dengan penumpang lainnya.

Hasedera merupakan salah satu tempat terbaik untuk melihat bunga Hydrangea di Jepang. Biaya masuknya 400 yen tapi hanya bisa melihat bunga Hydrangea terbatas sedangkan kalau mau melihat bunga Hydrangea lebih banyak lagi harus membayar 600 yen. Lumayan mahal sih. Karena lumayan mahal, saya memutuskan untuk tidak membayar 600 yen. Jadi, hanya bisa melihat bunga Hydrangea ini terbatas. Sempat menyesal, tapi yasudahlah mungkin akan pergi ke sini lagi suatu saat.

Hasedera, sendiri merupakan tempat beribadah orang Jepang mungkin kalau diterjemahkan menjadi Hase Temple. Di sana kita disuruh naik tangga tapi enggak tinggi-tinggi amat. Saya banyak menemukan patung-patung budha. Waktu pergi ke sana juga, ada beberapa orang Jepang yang memakai yukata.

Setelah menaiki anak-anak tangga, ada temple besar dan temple kecil. Saya kurang tahu sih apa perbedaanya karena saya hanya fokus mencari bunga Hydrangea. Oh iya, kita juga bisa melihat pantai dari atas. Ya, enggak begitu kelihatan banget sih tapi lumayan.

Kalau di Jepang, bunga Hydrangea ini mekarnya ketika bulan Juni atau pada saat musim hujan. Karena bunga Hydrangea bisa mekar saat cuaca subtropis.

Ngomong-ngomong, saya pernah dengar katanya kita bisa menemukan bunga Hydrangea di Bandung. Tapi enggak tahu sih persisnya di mana, kalau ada yang tahu tolong kasih tahu ya.

8 thoughts on “Chasing Hydrangea to Kamakura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s